Home Beauty Mengenali Teknik dan Pembuatan Kapas

Mengenali Teknik dan Pembuatan Kapas

by Erin Nuzulia
kapas

Kapas, itulah namanya. Suatu gumpalan yang berwarna putih yang sering kita lihat dalam keseharian. Biasanya digunakan untuk membersihkan wajah, membalut luka, ataupun yang lainnya.

Hingga saat ini belum ada orang yang mengetahui secara pasti di mana tanaman kapas tersebut pertama kali dibudidayakan. Bahkan kita sendiri tidak sadar jika menemukan tanaman tersebut di suatu tempat yang tak sengaja kita lewati.

Seperti yang kita ketahui, para ilmuwan dahulu telah menemukan kain katun kuno di wilayah Pakistan, Meksiko, hingga mesir. Yang banyak dugaan kain tersebut berasal dari serat tanaman kapas.

Sebelum masa Revolusi Industri, pembuatan kain masih manual. Bahkan mereka menggunakan tangan dalam menyeleksi, memproses, hingga proses penenunannya.

kapas

Hingga saat ini, beberapa negara berhasil membudidayakan tanaman kapas. Diantaranya dua negara produsen terbesar adalah Amerika dan Cina. Diikuti oleh negara India, Pakistan, Brazil, Yunani, dan juga Turki.

Tanaman yang memiliki buah berwarna putih ini hanya membutuhkan waktu sekitar satu setengah   bulan untuk mature dan mulai berbunga. Masa berbunganya pun cukup singkat, hingga akhirnya bunga akan hilang dan meninggalkan bagian yang matang menjadi sebuah polong (pod) atau yang disebut dengan buahkapas yang nanti akan disebut dengan boll.

Boll yang sudah matang biasanya akan dipanen, disortir, dan dikirimkan ke pabrik. Di dalam pabrik boll juga akan mengalami proses penyortiran kembali. Dalam beberapa kasus, daun dari tanaman ini perlu disingkirkan dengan menggunakan bahan kimia.

Di Amerika sendiri dalam memanen, mereka menggunakan mesin yang meniupkan udara dengan kecepatan tinggi agar serat dan buahnya terpisah sebelum kembali mengumpulkannya.

Hingga pada beberapa daerah, tanaman ini akan otomatis kehilangan daunnya karena temperatur atau cuaca yang sangat dingin.

Baca Juga:  4 Model Sepatu Pantofel Wanita untuk Sekolah

kapas

Setelah terjadi proses penyortiran, tentu serat akan dipisahkan menurut kegunaannya. Ada yang diproses untuk menjadi kain, ada yang akan diproses untuk menjadi kapas wajah, dan yang lain sebagainya.

Beginilah proses pembuatan serat kapas yang bisa kita pelajari.

Mengenali Teknik dan Pembuatan Kapas

  1. Panen Boll

Buah atau bunga  disebut dengan boll yang sudah matang, dipetik dari pohonnya. Dalam hal memetiknya dapat dilakukan dengan cara manual ataupun menggunakan mesin.

Dalam teknik pemetikan secara manual dikenal lebih aman karena daun tidak akan ikut tepetik dan buah yang dipetik hanya yang benar benar sudah matang.

Sedangkan bila proses memanennya dengan menggunakan mesin, buah yang akan dipetik tidak dapat dipilih satu per satu. Oh ya, jenis boll nya sendiri dapat berbeda dan  banyak variasinya, bergantung pada daerah tempat ia tumbuh.

  1. Pemisahan biji

setelah proses pemanenan atau pemetikan buah dari pohonnya. Akan berlanjut pada proses pemisahan biji. Dalam proses ini biasa disebut dengan ginning. Yang artinya serat akan disedot ke dalam tabung untuk dimasukkan ke dalam mesin pengering.

Disini kelembaban kapas akan berkurang dan kualitasnya akan menjadi lebih baik. Hingga akan dirasakan manfaat kapas untuk kebutuhan hidup manusia.

  1. Penyortiran

Boll dibuka kembali, disini akan ditemukan bahan yang lebih padat dan juga yang lebih halus. Beberapa proses memerlukan penggilingan kembali.

  1. Carding

Carding merupakan proses mekanis untuk membuka gumpalan gumpalan serat dan meluruskannya agar sejajar satu sama lain.

Dalam proses ini biasanya dapat menciptakan tekstil kombinasi atau proses penggabungan, misalya saja pada bahan atau kain semi sutera, adalah pencampuran serat kapas dengan serat sutera.

  1. Proses Combing

Memisahkan serat yang lebih pendeng dan juga panjang. Tujuannya agar hasilnya lebih kuat dan lebih baik

  1. Penarikan atau Pemintalan

Atau yang disebut dengan proses drawing, atau tahapan penarikan. Dalam tahapan ini, beberapa silber akan digabungkan sehingga menghasilkan untaian serat yang sangat tebal.

Baca Juga:  3 Model Sepatu Wanita untuk Jalan-jalan untuk Menunjang Penampilanmu

Atau lebih singkatnya akan disebut dengan proses pemintalan.

  1. Benang

Hasil akhir dari pemintalan adalah berupa benang. Yang nanti akan ditambahkan kembali dengan proses penggulungan yang disebut soft winder.

kapas

Disini juga dapat dilakukan proses pewarnaan pada benang sebelum ditenun menjadi sebuah kain.

  1. Penenunan

Setelah menjadi sebuah benang, tentu saja proses yang terakhir adalah proses penenunan. Benang yang ditenun diolah menjadi sebuah kain.

Proses ini biasa disebut dengan weaving. Weaving sendiri dilakukan dengan bantuan alat.

Selain bermanfaat untuk dibuat sebagai bahan utama sandang, manfaat kapas lainnya juga berguna dalam bidang kecantikan. Serat yang lembut tentu akan membantu proses pembersihan dengan baik.

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More