Mengenal Hijab Syar’i

Mengenal Hijab Syar’i

Berhijab adalah perintah agama yang wajib ditaati oleh wanita muslim atau muslimah. Itu mutlak adanya tanpa bisa menawar. Itu memang untuk kebaikan dari wanita muslimah itu sendiri. Berhijab sendiri ada ketentuannya, tidak sembarangan. Berhijab atau hijab yang sesuai dengan aturan syriat islam adalah hijab syar’i. Memang masih banyak yang berhijab tidak sesuai ketentuan. Bahkan lebih banyak lagi justru yang belum berhijab. Untuk yang sudah berhijab walaupun belum sesuai syar’i, mungkin minimal tingkat kesadarannya sudah ada. Mengenal hijab syar’i , mungkin akan sangat baik untuk meningkatkan level kesadarannya ke tahap selanjutnya. Mengenal disini dalam arti mengetahui maksudnya dan aturannya.

Mengenal Hijab Syar’i

Hijab syar’i intinya menggunakan hijab dengan tujuan menutup aurat dengan ketentuan yang sesuai dengan Al Qur’an dan Hadist. Jadi anda wanita muslimah harus memahami ini. Memahami bahwa berjilbab atau berhijab bukan berarti asal menggunakan hijab. Karena tujuannya ternyata justru melindungi wanita dan memuliakan harkat dan derajat wanita.

Hijab syar’i sendiri mempunyai  ketentuan sebagai berikut :

  • Menutup seluruh anggota badan kecuali telapak tangan dan muka

Ini sangat jelas sekali bahwa seluruh anggota badan harus tertutupi. Cuma 2 anggota tubuh yang  boleh tidak ditutupi yaitu wajah dan telapak tangan. Wajah dan telapak tangan boleh tidak ditutup karena dianggap buka aurat. Hal ini sesuai dengan QS An-Nuuur : 31.

  • Tidak untuk dijadikan perhiasan atau berhias

Maksud ketentuan hijab syar’i yang ini adalah intinya bukan untuk supaya menarik perhatian dari laki – laki. Dalam hal ini laki – laki buka mukhrim. Hal ini sesuai dengan fungsi dasarnya yaitu menutup aurat dari laki – laki bukan mukhrim.

Baca Juga:Kelebihan Menggunakan Hijab Syar’i Bagi Para Muslimah

Ketentuan tentang ini terdapat pada QS An-Nuur : 31 dan QS Al-Ahzab : 33.

  • Bahannya tebal dan tidak ketat

Maksud dari bahan tebal  dan tidak ketat disini adalah tidak transparan sehingga tetap tidak terlihat bagian tubuh dibalik hijab  dan tidak menonjolkan lekuk tubuh. Dengan tetap terlihat/transparan dan menonjolnya lekuk tubuh maka aurat menjadi tidak terlindungi. Hal positifnya adalah menghindari pandangan laki – laki bukan mukhrim yang tergoda karena melihat lekuk tubuh seorang wanita.

  • Tidak diberi wewangian

Hijab syar’i tidak diberi wewangian dengan tujuan wanginya tidak menggoda laki – laki bukan mukhrim.  Tapi bukan berarti juga harus kotor dan bau.

  • Tdak menyerupai laki – laki

Ini sangat jelas karena Rasululloh setiap wanita yang menyerupai laki – laki. Dan begitu juga sebaliknya.

  • Bukan libas syurah

Maksud dari ketentuan ini adalah pemakaian hijab syar’i bukan untuk mencari sensasi, menunjukan gengsi atau menunjukan popularitas.

Nah, buat anda wanita muslimah, bersiaplah untuk berhijrah dengan seutuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *