Ketentuan Menggunakan Hijab Syar’i yang Tepat Menurut Islam

Hijab adalah sebutan untuk penghalang yang digunakan seperti hijab yang digunakan untuk memisahkan laki-laki dan perempuan ketika shalat. Selain itu ada juga hijab yang di Indonesia dikenal dengan penutup kepala yang digunakan oleh muslimah yang sudah baligh. Tetapi biasanya wanita yang sudah memutuskan untuk berhijab tersebut masih belum mengerti aturan untuk hijab yang benar dan tepat menurut ajaran Islam. Pakaian hijab yang tepat untuk wanita muslim tersebut disebut dengan hijab syar’i yang mempunyai beberapa ciri-ciri. Misalnya ketentuan untuk menggunakan hijab yang benar agar dapat disebut syar’i adalah:

  • Hijab yang menutup seluruh badan selain yang boleh diperlihatkan

Ketentuan yang pertama untuk berhijab yang syar’i adalah yang mana hijab tersebut menutupi seluruh badan wanita. Hijab tersebut harus besar sehingga cukup menutupi semua tubuh perempuan yang harus dilindungi. Sehingga tentu saja jilbab syar’i adalah yang berukuran besar dan panjang sesuai dengan ketentuan. Akan tetapi ada juga bagian tubuh yang boleh diperlihatkan ketika menggunakan hijab ini yaitu telapak tangan dan juga muka sebenarnya tidak apa-apa untuk dibuka dan bukan menjadi suatu aura yang harus ditutupi.

  • Hijab yang bukan untuk perhiasan

Ketentuan untuk dapat hijab syar’i selanjutnya adalah yang mempunyai tujuan untuk menutup aurat dengan ketentuan yang benar dan karena Allah. Bukan karena dijadikan untuk perhiasan yang digunakan untuk menarik laki-laki dan juga mengikuti trend berjilbab dengan penggunaan motif yang berlebihan. Menggunakan hijab tersebut harus bertujuan untuk menutupi aurat wanita sehingga tidak akan digoda oleh laki-laki ketika bepergian.

  • Kain yang harus tebal

Dan untuk ketentuan selanjutnya adalah menggunakan kain hijab yang tebal yang cukup untuk menutupi aurat dan tidak tipis sehingga menerawang. Karena percuma saja telah menutupi aurat sesuai dengan ketentuan tetapi bahan jilbab yang digunakan mempunyai kain yang tipis dan menerawang sehingga terlihat dengan jelas apa yang berusaha ditutupi dengan menggunakan jilbab syar’i tersebut. Ketentuan yang harus diikuti ini sendiri untuk melindungi wanita dari fitnah dan juga pandangan laki-laki yang akan merugikan pihak wanita sendiri sehingga akan lebih baik untuk menjaga dan mencegah sesuai dengan kemampuan yang bisa dimiliki.

  • Ukuran jilbab yang longgar dan besar

Dan ketentuan umum terakhir untuk memakai hijab syar’i yang tepat adalah dengan memilih pakaian yang longgar dan juga tidak ketat. Bahan dari hijab tersebut harus tebal dan juga berukuran besar. Bahannya sendiri harus dapat menutupi hingga dada dan tidak boleh ketat sehingga lekukan tubuh wanita akan kelihatan. Menggunakan jilbab syar’i bukan perkara mudah karena mempunyai banyak ketentuan yang harus diikuti. Oleh karena itulah sebaiknya perhatikan ketentuan yang benar sebelum memutuskan untuk mengenakan jilbab syar’i tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *