Karakteristik dari Fashion Vintage Mulai dari Retro Feminim

Karakteristik dari Fashion Vintage Mulai dari Retro Feminim

 

Fashion Vintage Tidak dapat dipungkiri, gaya berpakaian zaman dulu mengalami populer pada zaman sekarang, salah satunya adalah fashion vintage. Gaya busana ini tidak jauh beda dengan gaya retro yang saat ini juga tengah populer. Hanya saja, untuk fashion vintage ini cukup lebih populer dibandingkan dengan retro karena vintage terkesan feminim, meskipun ada beberapa gaya retro yang feminim.

Untuk mempermudah perbedaan dengan gaya vintage dengan retro, berikut hal-hal yang berkenaan dengan fashion vintage agar tidak keliru dengan fashion retro:

Karakteristik dari Fashion Vintage Mulai dari Retro Feminim

  1. Gaya vintage identik dengan gaya busana tahun 20-an hingga 60-an dengan ciri-ciri busana yang feminim dengan warnanya soft yang tak lupa dengan dipadukan pita di sekitar bagian dada,
  2. Ciri-ciri ini justru memudahkan orang untuk berbusana vintage dengan motis-motif bunga, polkadot, garis-garis yang biasanya dipadukan dengan atasan atau kemeja putih atau polos,
  3. Tak lupa juga dengan bagian bawah untuk gaya ini, yaitu menggunakan flared skirt atau yang biasanya disebut dengan A-line yang biasanya dibawah lutut yang memberikan kesan tubuh terlihat lebih kecil terlebih lagi untuk wanita dengan tinggi rata-rata 170cm dan juga untuk celana yang di atas pinggang,
  4. Untuk berpakaian sehari-hari agar terlhiat vintage cukup menggunakan rok di bawah lutut, t-shirt dan cardigan,
  5. Jangan lupa juga memadu-padankan dengan blazer dan juga blouse. Dengan blouse lengan panjang yang berwarna lembut atau kalem dan jangan lupa untuk sedikit longgar atau bisa dengan blouse tanpa lengan denga kerah-kerah cute,
  6. Tak lengkap jika gaya vintage tidak memakai sepatu yang vintage pula, yaitu dengan sapetu platform, flat, dan ankle boots yang tentunya berbahan suede dengan warna kalem sperti putih, krem, pink peach. Atau juga dengan warna bold yang sekarang sedang populer, seperti coklat, hitam, dan merah.
  7. Fashion vintage selalu menggunakan aksesoris sebagai pendukung, seperti topi fedora, kacamata segala ukuran, mulai dari ukuran biasa hingga yang besar, ikat pinggang yang berwarna coklat, tentunya ukurannya tipis dan juga tas yang berbahan kulit. Atau jangan lupa untuk memakai anting atau perhiasan lainnya seperti kalung guna mendukung fashion kamu.

Jika susah menemukan pakaian untuk ingin tampil vintage, coba bongkar isi lemari orang tua kamu, pasti di sana ada pakaian yang bisa dijadikan vintage, seperti blazer kedodoran milih orang tua kamu, atau blazer dengan potongan klasik yang nampak old school. Atau juga bisa pakai celana berbahan jins beliau yang pastinya di atas pinggang menambah kesan vintagemu dengan ditambahan dengan ikat pinggang tipis berwarna coklat.

Baca juga http://trikfashion.com/

Demikian penjelasan singkat mengenai fashion vintage untuk mempermudahmu dalam memadu-padankan busana. Jangan lupa untuk tampil percaya diri dengan gaya vintage.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *