Fashion Vintage Pria

Fashion Vintage Pria

Pernah liat pria memakai pakaian dengan gaya lama tapi kok  cool dan keren kelihatannya. Tidak kuno dan ketinggalan kesannya. Jika pernah, mungkin anda saat itu sedang melihat pria dengan fashion vintage. Seperti halnya wanita, pria juga mempunyai fashions tersendiri. Vintage salah satunya. Fashion vintage pria mempunyai pakem – pakem yang sama dengan wanita.

Fashion Vintage Pria

Bicara tentang fashion vintage, banyak yang menganggap sama dengan retro. Tidak banyak yang tahu bahwa itu dua fashion yang berbeda. Setidaknya berbeda generasi. Fashion vintage itu berasal dari gerasi tahun 1920an sampai dengan tahun 1960an. Sedangkan Retro berasal dari generasi tahun 1970an sampai dengan tahun 1990an. Perbedaan utamanya juga terlihat dari karakternya. Fashion vintage labih cenderung kalem, sederhana  tapi elegan dengan banyak penggunaan warna – warna kalem seperti warna – warna pastel. Nah, retro sendiri lebih ekspresif, glamour dan ramai. Banyak menggunakan warna cerah dan dengan motif yang ramai. Jadi memang jelas sekali batasannya.

Untuk pria, fashion vintage sangat menonjokan sisi kelaki – lakiannya. Fashionable tapi tetap kelihatan jantan itu intinya. Keren kan. Nah, pasti diantara anda ada yang mulai tertarik dengan jenis fashion yang satu ini. Kalau anda sudah mulai tertarik, tapi belum terlalu paham, jangan takut. Cobalah beberapa hal yang biasa dipakai atau menjadi pakem dari fashion ini.

  • Celana gantung dan kaus oblong

Celana gantung  itu celana yang panjangnya nanggung. Jadi panjangnya di atas mata kaki. Nah ini pas banget memberi kesan vintage bila dengan dipadukan dengan kaos oblong polos dengan bagian lengannya dilipat 1 atau 2 lipatan sehingga otot lengan lebih kelihatan. Jangan lupa kausnya dimasukan ke celana.

Baca Juga:Mengenal Fashion Vintage

  • Topi flat cap

Ini adalah aksesoris yang sering dipakai pada jaman tersebut.  Kalau anda bingung dengan bentuk seperti apa, mudahnya adalah topi yang sering digunakan oleh seniman lukis. Untuk warna topi sendiri gunakan warna – warna soft seperti krem atau coklat muda.

  • Dasi kupu – kupu dan tali kodok

Kalau anda bingung membayangkannya, coba anda ingat film Charlie Chaplin. Dalam film bisu hitam putih tersebut, Charlie Chaplin seringkali menggunakan pakaian dengan tali kodok dan dasi kupu – kupu. Nah, gambarannya seperti itu.

  • Kemeja dan sweater rajut

Nah ini bisa menjadi awal bagi anda untuk memulai  fashion vintage karena masih cukup umum dipakai pada saat ini. Memakai kemeja kemudian kemeja tertutupi dengan pemakaian sweater rajut. Untuk yang ini mungkin anda juga bisa jadi pernah memakai kombinasi ini. Dan tanpa anda sadari anda sendiri sudah menggunakan vintage style.

Sebenarnya masih banyak pakem – pakem lainnya. Tapi setidaknya ini bisa memberikan anda gambaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *